Beranda Q&A Q&A Session #2 Struktur Baja

Q&A Session #2 Struktur Baja

5767
2

Q&A Teknik Sipil Session #2

Q&A Struktur Baja #2
Narasumber Willy Wungo (konsultan)

Nama : Adrian Wahyudi

Profesi : Konsultan struktur (9 bulan)

Saya mau bertanya. Sewaktu kuliah, dosen saya pernah mengatakan kalau 
perletakan di model untuk gedung baja biasanya sendi karena di lapangan 
sulit untuk membuat perilakunya jepit. Akan tetapi, di tempat kerja, 
untuk perletakan gedung bajanya (contoh pabrik warehouse), 
perletakannya terkadang ada yang pakai jepit. Kira kira yang paling
benar itu yang mana ya?

Dari info-info yang saya dengar, kalau pakai sendi, katanya baut 
harus di dalam profil semua, tapi kalo dirasa -rasa apakah kuat 
kalo baut cuma di dalam profil (belum sempat saya coba cari tahu 
dan hitung). Tapi kalo pakai jepit, katanya sulit bikin perletakan 
yang mendekati jepit di lapangan. Terima kasih.

JAWAB :

Pemodelan untuk perletakan struktur baja untuk bangunan ringan spt bangunan industri umumnya dimodelkan sbg sendi.

Tapi kalau bangunan yang berat seperti bangunan bertingkat umumnya dimodelkan sebagai jepit. Karena adanya beban lateral yang cukup besar.

Angkur di dalam profil untuk pemodelan sendi memang hanya menerima gaya aksial dan geser saja. Namun perletakan demikian tidak 100% sendi, karena masih ada restraint yang terjadi.

Ahmad Shohibuddaroini

Pak sebagai junior atau mahasiswa terminat struktur khususunya baja...

buku apa saja yang rekomen sebagai refrensi belajar secara berurutan...???

JAWAB :

Banyak buku Baja yang bisa di dapat di pasaran saat ini, saran saya sih bacalah buku yang mengacu ke standard Amerika (AISC) karena peraturan mereka sudah kita pakai juga di SNI. Untuk buku yang apa saja, mungkin admin Sipilpedia, mas Budi lebih paham dimana membelinya.

Hardiansyah Hamzah Dawi

Yang saya ingin tanyakan adalah berapa deviasi maksimum verticality 
dan elevasi struktur baja untuk konstruksi Gedung ?

Terimakasih.

JAWAB :

Harus lihat standard/code apa yang kita gunakan.

Secara umum sih H/200

nama : Dikdik firmansyah

Profesi : Mahasiswa

Apakah pengaruh panas dari mesin las dapat menyebabkan penurunan 
kekuatan kuat tarik baja??

JAWAB :

Panas akibat las akan meninggalkan residual stress di dalam elemen baja. Sejauh tidak besar pengaruhnya, tidak banyak mempengaruhi tegangan ijin.

Hilman Permana

Dalam mendesign bangunan baja dengan sistem struktur Rangka Momen 
Rangka Batang Khusus (System Truss Moment Frame) pada SNI 03-7860-2015 
atau AISC 341-10. Kita dapat menggunakan balok dengan menggunakan 
rangka batang yang tersusun dan dibatasi jarak antar kolom maksimum 
adalah 20 m. 
Pertanyaan saya, bagaimana sistem sambungan rangka batang tersebut 
dengan kolom penumpunya? Apakah diasumsikan sebagai jepit sehingga 
sambungan menjadi end-plate connection, ataukah diasumsikan sebagai 
sendi? Mohon penjelasannya dan contoh sambungannya.

JAWAB :

Wah terlalu panjang untuk bercerita disini. Selain itu pemodelan dan gbr nya spt apa?

Nyong Marahutu

Umumnya, penemparan Balok Anak untuk Struktur Baja yaitu satu arah. 
Pada bentuk penempatan demikian,  maka berat lantai yang di transfer 
menjadi Beban ke Balok bisa di katakan akan terjadi satu Arah juga.  
Dengan demikian, balok Induk yang memikul balok anak akan menerima 
beban lantai yang jauh lebih besar dari Balok pada sisi tegak lurus. 

Q : Apakah, yang menjadi dasar utama dan kepentingannya, penempatan 
Balok Anak selalu satu arah, dan Pada Model kedua, pada kasus seperti apa 
akan di terapkan penempatan Balok Anak pada Struktur Baja, yaitu 
Balok Anak di terapkan pada kedua arah?

JAWAB :

Tidak selalu harus 1 arah. Boleh saja menjadi 2 arah.

Biasanya dilihat dari sisi ekonominya.

perkenalkan saya maulana.

mau tanya cara penelesaian sambungan baja tak sebidang (dg end plate) 
itu bagaimana ya ?

dengan contoh penyelesainnya/contoh soal ????

Gambarnya seperti berikut :

JAWAB :

Gaya apa saja yang bekerja pada titik sambungan tersebut ??

Momen dan Gaya Lintang

Di analisis sambungan end-plate ini dengan Momen dan Gaya Lintang. Jika Gaya Lintang = 0 yah hanya ada Momen saja. Contoh tidak bisa saya tampilkan disini. Krn keterbatasan ruang.

Fandi Herdianto

Saya punya pertanyaan yang berhubungan dengan struktur baja mengenai 
sebuah kasus didalam pekerjaan saya sekarang. saya punya sebuah kasus 
kasusnya adalah sebagai berikut:

pada gedung yang saya akan kerjakan untuk rangka baja ringan berdiri 
diatas baja WF diantaranya adalah WF 300, WF 250 dan WF 175 (baja pembagi). 
tetapi pada pelaksanaannya saya hanya di kirimi baja WF 300 dan 250 
(lebih 2 batang). sehingga saya terpaksa mengganti WF 175 dengan WF 250 
sebagai baja pembagi karena jumlahnya berlebih. kemudian pada saat 
pemasangan ternyata kolom tempat menempelnya baja WF lupa dipasangi 
baut angkur sehingga saya terpaksa lagi mengelas langsug baja dengan sisa
 tulangan yang masih muncul pada kolom. ada sih sebagian yang bisa dipasangi 
angkur tetapi kedalaman angkurnya cuma sekitar 8 cm.

pertanyaannya adalah:

Apakah keputusan saya mengganti WF175 dengan WF250 sebagai baja 
pembagi sudah tepat?

Apakah mengelas langsung tulangan kolom dengan baja WF merupakan 
tindakan yang benar dalam kasus saya?

pakah tindakan saya sudah benar karena pada sambungan Baja pembagi 
dan Baja Utama saya menggunakan sambungan las meskipun sebenarnya 
digambar menggunakan sambungan baut?

UNTUK LEBIH JELAS TELAH SAYA LAMPIRKAN GAMBAR DAN FOTO 

JAWAB :

Saya tidak terlalu paham dengan gambar dan foto yang anda kirim. Tetapi yang jelas adalah bahwa di dalam perencanaan struktur baja ada tahapan2 yang hrs dilalui pada saat pelaksanaannya.

  1. Gambar perencanaan yang dijadikan gambar acuan pelaksanaan/ utk tender.
  2. Setelah itu kontraktor/fabrikator hrs membuat shop drawings terlebih dahulu sebelum di fabrikasi.
  3. Jika ada perubahan2 seperti detail sambungan baut diganti dengan las, harus dibuatkan detail baru yang disetujui oleh MK atau perencana terlebih dahulu.

Jadi tidak bisa segampang itu menggantikan detail. Memang boleh saja diganti, tapi apakah dapat dijamin kekuatannya??

Untuk tulangan kolom beton yang di las ke WF/Base Plate…..itu sepertinya sesuatu yang aneh menurut saya.

Mengganti balok profil dari 175 ke 200 atau 250 tidak apa2, malah tambah kuat. Tp detail sambungan2 nya pasti berubah semua.

2 KOMENTAR

  1. Mohon info, bagaimana detail sambungan baja antara kolom lantai 1 dan 2 apabila dimensinya berbeda. adakah contoh detailnya? terima kasih.

  2. Saya praktisi, apakah di perbolehkan, sambungan baut, ulir nya hanya sampai di mur, apakah harus lebih panjang ( melewati mur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here